.

Wiskul nikmat, nikmat di mata nikmat di lidah


                        Singgah ke kota Kediri jangan sampai terlewatkan membeli tahu kuning atau tahu takwa? Mau tahu kenapa? Karena kota Kediri merupakan salah satu kota produsen tahu, dan tak perlu diragukan lagi kalo tahu buatan kota ini memang cukup enak. Salah satu toko oleh-oleh yang menyediakan tahu yang cukup ternama yaitu tahu POO adalah toko Oen yang berada di jalan Yos Sudarso no. 92, Kediri.
Di sini tersedia aneka tahu dengan merk POO yang asli, ada tahu takwa atau lebih dikenal dengan tahu kuning. Selain itu ada juga tahu pong, jenis tahu ini seperti tahu gejrot atau tahu sumedang, dikenal dengan nama tahu pong karena jenis tahu ini jika digoreng akan mengembung dan tengahnya kosong atau dalam bahasa Jawa disebut kopong. Olahan tahu lainnya yaitu kerupuk dan stik tahu yang juga terkenal sebagai camilan dan oleh-oleh karena rasanya yang cukup lezat.
                        Selain tahu ada satu lagi oleh-oleh yang cukup digemari disini, yaitu makanan olahan dari pisang, namanya getuk pisang. Bentuknya sendiri tidak seperti getuk pada umumnya, tapi berbentuk seperti lemper atau lontong. Getuk pisang dibungkus dengan menggunakan daun pisang yang digulung sehingga mirip dengan lontong dan berisi pisang raja yang dihaluskan dan sudah dikukus. Rasanya cukup enak, manis dan unik karena sedikit berbeda dengan getuk yang biasa kita kenal.
Cukup menarik bukan?? Tidak ada salahnya mencoba membeli tahu atau getuk pisang sebagai buah tangan bagi keluarga maupun sahabat. Toko oleh-oleh Oen buka cukup pagi, yaitu mulai jam 7 pagi hingga jam 8 malam. Selain tahu dan getuk, disini juga tersedia aneka jajanan dan camilan yang cukup menarik.
                           
 Resep Coto Makassar Asli Enak dan nikmat. itulah gambaran betapa masakan tradisional ini begitu memikat, yuk cari tahu cara membuat nya. Dari campuran gurih rempah-rempah menciptakan rasa yang berbeda sehingga khas makassar terpatri erat lekat dengan resep masakan ini.
Bahan Bahan yang diperlukan:

1 kg daging sapi bagian paha atau apa saja
2 liter air cucian beras putih
5 batang serai, dimemarkan dulu
5 lembar daun salam
250 gram kacang tanah, goreng, tumbuk, dan haluskan.
3 sendok makan minyak goreng, untuk menumis
5 cm jahe, memarkan
1 ruas lengkuas, dimemarkan dulu


Bumbu yang dihaluskan: - 8 butir kemiri disangrai dulu - 10 siung bawang putih - 1 sendok makan ketumbar, disangrai dulu - 1 sendok teh jintan, disangrai dulu - 1 sendok makan garam - 1 sendok teh merica butiran. Pelengkap: - Bawang goreng garing - Irisan daun bawang segar - Irisan seledri segar
Cara Membuat Coto Makassar asli:

- Pertama rebus daging sapi bersama air cucian beras, serai, lengkuas, jahe, dan daun salam sampai empuk (lebih bagus pake presto), lalu potong-potong dadu,tiriskan.air rebusannya (kaldu) jangan dibuang. Optional : Jika ada jeroan, (hati,jantung dll) harap direbus dengan air biasa dan ditempat terpisah.
- Kemudian Panaskan minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan diatas hingga harum.
- Bumbu yang sudah ditumis tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kaldu panaskan lagi, tambahkan kacang tanah goreng yang sudah dihaluskan, kemudian tunggu sampai mendidih.
Selesai. Cara menyajikan: Siapkan mangkuk, masukkan irisan daun bawang, seledri, dan sedikit garam. Bila anda suka bisa tambahkan penyedap (vetcin). lalu masukkan potongan daging, jantung, hati maupun jeroan ke dalam mangkuk. tuangkan air kaldu ke dalam mangkuk kemudian taburi bawang goreng, tambahkan kecap dan perasan air jeruk nipis. Sajikan sewaktu hangat. Masakan ini bisa dimakan tanpa nasi tapi lebih enak jika ditemani ketupat. So silahkan share ya Resep Coto Makassar Asli Enak ini.
Keterangan :
Waktu Memasak: 1 Jam 30 Menit dan Menghasilkan: 7 porsi ,
Mengandung : 725Kalori



refrensi:http://resep4.blogspot.com/
Pernah ke Pulau Sulawesi Selatan, tepatnya di Makassar? Atau anda sudah pernah mencicipi kuliner khas dari Makassar. Adalah Coto Makassar atau Coto Mangkasara adalah makanan tradisional yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Kota Makassar sendiri adalah kota terbesar dikawasan Indonesia Timur dan sekaligus ibu kota dari provinsi Sulawesi Selatan. Kota ini terletak di pesisir barat daya pulau sulawesi yang berhadapan dengan selat makassar.
Coto Makassar
Coto Makassar
Kota yang dihuni dengan berbagai macam suku diantaranya suku Bugis, Toraja, Buton, Jawa dan Tionghoa ini berbatasan dengan selat makassar disebelah barat, kabupaten Maros di sebelah timur, serta Kabupaten Gowa sebelah selatan dan Kabupaten Kepulauan Pangkajene di sebelah utaranya.
Kota ini memiliki banyak makanan tradisional, diantaranya Roti Maros, Jalangkote, Kue Tori, Palubutung, Pisang Ijo, Sop Saudara, Sop Konro dan salah satunya adalah Coto Makassar. Coto Makassar sendiri berbeda dengan soto-soto yang pernah ada, dari namanya saja sudah sangat berbeda ya, karena makanan ini punya keunikan tersendiri. Bahan yang dipakai pun tidak terbuat dari daging ayam atau sapi murni.
Coto Makassar terbuat dari jeroan sapi, karena proses perebusan jeroan daging sapi inipun  membutuhkan waktu yang lama supaya  empuk. Bumbu yang digunakanpun berbeda dengan bumbum soto biasa, daging bahan Coto Makassar direbus bersama dengan rempah-rempah seperti serai, daun salam, lengkuas, jahe yang kemudian di beri tumbukan kacang tanah yang telah digoreng. Air yang digunakanpun menggunakan air bekas cucian beras. Jadi warna kental dan putih yang dihasilkan dari makanan ini bukan terbuat dari santan kelapa.
Coto Makassar ini dihidangkan sudah teriris dalam potongan kecil dan biasanya dinikmati dengan ketupat. Biasanya penikmat coto Makassar ini menambahkan bumbu-bumbunya sendiri kedalam mangkuk.
Jika anda belum pernah ke Makassar, anda tidak perlu khawatir dimana akan mendapatkan sajian lezat ini, karena sekarang coto Makassar sudah dijual di setiap daerah, baik di warung pinggir jalan ataupun di restoran-restoran.
Jadi, jika anda belum pernah merasakan masakan ini, silahkan anda mencari warung Coto Makassar terdekat untuk mencicipinya. Rasanya yang khas, pasti membuat anda ketagihan. Saya sendiri mencicipi masakan Tradisional kota Makassar ini saat mendarat di bandara Sepinggan, Balikpapan.untuk rasanya, jangan ditanya, nikmat dan lezat.


refrensi:http://pesonanegeriku.com/

yu Djum, wijilan, gudeg
Gudeg merupakan masakan berbahan baku nangka muda, yang dimasak sedemikian rupa hingga menghasilkan rasa yang cenderung manis dengan lauk pendamping mulai dari tempe, tahu, telur dan daging ayam. Di Yogyakarta gudeg sudah menjadi ikon kuliner, selama di sini kalau belum menikmati masakan ini rasanya sayang banget. Penjualnya yu djum, gudeg, wijilan,barekhampir disetiap sudut kota, namun tentu saja rasa akan berbeda – beda dari satu penjual dengan penjual lain. Daerah yang menjadi sentra gudeg ada di Barek dan Wijilan, dan salah satu penjual yang menjadi legenda Wijilan adalah Gudeg Yu Djum.
Lokasi Gudeg Yu Djum sangat mudah dijangkau yakni berada di Jl. Wijilan No. 31, dari Alun alun kraton Yogyakarta ke timur, sesampainya di pertigaan belok kanan melewati lorong / plengkung Wijilan. Setelah plengkung tersebut berjajar beberapa penjual gudeg yang salah satunya adalah gudeg Yu Djum, jadi jangan sampai salah masuk warung, oke ?
Menu standart di warung ini berupa yu djum, gudeg, wijilan, barekgudeg, areh (santan kental) dan krecek, bisa juga ditambah lauk berupa tahu, tempe, telur yang dimasak pindang dan daging ayam per bagian, bisa paha, dada, kepala atau bagian lainnya yang dimasak opor. Gudeg yu Djum terasa manis namun tidak membuat eneg, ayamnya juga empuk, arehnya gurih, serta telurnya yang terasa nikmat karena rasanya merasuk sampai kedalam kuning telur. Selain untuk dikonsumsi ditempat, Gudeg Yu Djum ini bisa juga dibawa pulang sebagai oleh – oleh. Untuk kemasan buah tangan dinamakan gudeg kendhil, artinya menu yang sama namun untuk kemudahan membawanya diberikan wadah atau tempat berupa kendhil, yakni tempat yang terbuat dari tanah liat seperti halnya gerabah yang dibuat di desa sentra kerajinan Gerabah Kasongan. Gudeg kendhil ini bisa bertahan sampai 2 hari, karena berupa gudeg kering. Dibanding gudeg basah gudeg, yu djum, wijilan, kendilyang sering dinikmati memang sedikit berbeda cara memasaknya, yakni pada perebusannya hingga benar – benar kering, tanpa sisa kuah dan warnanya akan lebih tua cenderung kehitaman namun rasa tidak berbeda.
Gudeg Yu Djum selain di Wijilan juga ada di beberapa cabang salah satunya di Kawasan Barek yakni di Jl. Kaliurang Km. 4,5 Karang Asem CT III/22 dan Jl. Kaliurang Km. 5 Koncoran Gg. Sri Katon 2 Yogyakarta. Gudeg Yu Djum buka mulai jam 06.00 WIB sampai dengan jam 22.00 WIB.
How to get there:
  1. Dengan Trans Jogja jalur 2A dan 2B turun di halte Purawisata atau Taman pintar kemudian naik becak ke lokasi di Wijilan atau bus kota jalur 3 dan 14 turun di dekat MM UGM jalan ke arah timur kurang lebih 300 m
  2. Taksi
  3. Kendaraan pribadi roda 2 maupun roda 4
Hotel terdekat :
Hotel terdekat dengan lokasi tersebut diantaranya Hotel Yogya Kembali, Cakra Kembang Hotel, Sekitar Jl. Kaliurang dan sekitar Malioboro





refrensi:http://kuliner.panduanwisata.com

Pekalongan, yang merupakan salah satu tempat yang terkenal di Propinsi Jawa Tengah,  tidak hanya menyimpan budaya yang tinggi dengan batiknya, maka tidaklah mengherankan bila Pekalongan disebut Kota Batik. Namun budaya kuliner desa senantiasa hadir ditengah tengah modernisasi makanan, baik yang instan maupun junk food. Salah satu kuliner yang terkenal dan sangat enak dari Pekalongan adalah Sego Megono (sego : nasi).
Bila anda melewati Pekalongan, tak puas rasanya bila tidak mencicipi masakan yang satu ini. Racikan nasi megono dari Pekalongan ini benar-benar bisa membawa kita pada suasana desa yang sejuk. Bahan sayur Megono sendiri berasal dari nangka muda yang cincang halus kemudian diberi bumbu khas urap yang pedas gurih, disanding dengan sambal tauco yang sedap dan terik tempe yang berbalut santan. Disuap dengan nasi hangat, hmm… benar-benar sedap kata Bondan Winarno : Mak Nyuss!
Nangka muda ini dicincang halus dengan balutan bumbu kelapa yang pedas gurih. Aroma bawang dan gigitan cabainya sungguh terasa sedap. Terik tahu dan tempenya juga tampil menggoda. Inilah sayur sederhana, tempe dan tahu dimasak dengan bumbu bawang kemiri dan santan kental.
Berbagai lauk tersedia menemani kesederhanaan kuliner ini. Mulai dari ayam goreng yang gurih dan sedap sampe tempe yang di goreng mengnguning. Bila sudah memesan Sego Megono ini, jangan lupa untuk mencicipi wedang hangat : teh poci (wedang : minuman). Teh poci merupakan minuman berbahan dasar teh hitam yang disajikan di poci tanah liat plus gula batu. Rasa sepet, legit dan aroma wangi teh Tegal ini menjadi pembilas yang pas buat sajian serba gurih pedas. Orang biasa menyebut kenikmatan teh poci dengan nasgitel (panas, sepet, legi, kenthel).
Sego Megono ini sajikan dengan harga yang terjangkau. Seporsi nasi megono komplit bisa dibeli sekitar Rp 3.500, – sampai  4.500,- belum termasuk mendoan atau ayam goreng, dan teh poci gula batu Rp 4.000,00. Cukup murah kan? Biasanya warung yang menyediakan sego megono ini buka dari pagi sampai malam. Namun kebanyakan nasi megono disajikan ketika pagi hari untuk sarapan. Bila Petualang melewati pekalongan, jangan lupa untuk mecicipi cita rasa kuliner desa : Sego Megono yang nikmat.. hmmm
Tak kalah seru, Petualang juga bisa menikmati sayur megono dari berbagai macam bahan dasar sayur. Walaupun sebenarnya, megono dibuat dari nangka muda yang khas. Namun banyak masyarakat Pekalongan yang membuat sayur megono dari berbagai macam sayur namun dengan bumbu yang sama enak dan nikmat. Beberapa sayur seperti rebung bambu, kacang panjang, labu, pepaya muda, atau tempe. Tergantung kesukaan setiap orang.


refrensi:http://coretanpetualang.wordpress.com/

Malem-malem gerimis, emang paling asyik minum yang anget-anget. Wedang rode misalnya. Kalau Jogja punya khas Wedang Ronde, Temanggung beda lagi Sob. Agak mirip sih, tapi namanya beda. jadi judulnya tetep aja beda. wkekeke. Namanya Wedang Ronde Wasis. Cuma beda satu kata dibelakangnya.
Ronde wasis ini bisa dibilang masih saudara sama wedang ronde. Sama-sama rasa jahe. Soalnya kuahnya emang dibuat dari wedang jahe.minuman satu ini pas banget diminum pas angin lagi dingin. Hem..kayaknya kalau ada penjual wedang ronde diatas gunung, langsung laris ya. Wkekeke.
ASYIK DAN UNIKNYA
Kalau Jogjakarta punya Wedang Ronde. Beda halnya dengan Temanggung yang punya minuman khas tersendiri yaitu Ronde Wasis. Minuman satu ini mungkin kakak adek sama Wedang Ronde. Jadi ronde wasis ini sejenis minuman yang terbuat dari air jahe dengan segenap isi di dalamnya yang ikut menyemarakkan minuman yang satu ini. hehehe
Nah buat kamu yang penasaran, kamu nggak perlu jauh-jauh ke temanggung buat nikmatin Ronde Wasis. Soalnya di Jogja udah ada Sob. Jogja gitu lho, apa yang nggak ada disini. kuliner dari segala penjuru berkumpul di kota istimewa ini.
Rasanya ANGET! Badan kayaknya dapet asupan yang anget-anget gitu. Bikin rada seger. Jadu kerasa rileks. Kalau kamu lagi pengen menenangkan pikiran kayaknya asyik juga nikmatin wedang satu ini.
Satu porsi Ronde Wasis isinya ada kolang kaling, trus mochi (ronde), kacang tanah yang sebelumnya disangrai dulu, dan yang unik ada empingnya. Ini yang bikin wedang ronde dan ronde wasis berbeda. Semuanya disatukan dalam sebuah mangkok kecil dengan tambahan air jahe. Rasanya enak dan bikin anget badan! Tapi buat kamu yang punya asam urat, hati-hati ya.

LOKASI
Jalan Affandi (Gejayan), SLeman, Jogjakarta. Pas selatannya bebek goreng H. Slamet.

HARGA
Semangkuk Wedang Ronde Wasis cuma 6000 rupiah Sob. Anget dan murah pula.

Happy Kuliner!



refrensi : http://jogja.kotamini.com


Mie Setan
Karena namanya "Mie Setan", bukan berarti mie ini adalah mie yang dibuat oleh/dari/untuk setan. Mie setan ini merupakan salah satu dari aneka ragam citarasa kuliner khas Malang yang menawarkan kreasi rasa mie yang pedas. Ngalamers yang gemar menyantap makanan pedas atau penggila mie, bisa mencoba untuk mencicipi mie setan di Malang ini. Di sini, Ngalamers bisa memesan mie dengan tingkat kepedasan sesuai selera.
Berikut tingkat kepedasan yang ditawarkan oleh Mie Setan:
Level 1 = 12 Cabe
Level 2 = 25 Cabe
Level 3 = 35 Cabe
Level 4 = 45 Cabe
Level 5 = 60 Cabe
Mie Setan
Ngalamers yang doyan pedas, bisa langsung memesan mie setan yang level 5. Namun bagi Ngalamers yang anti pedas tetapi masih ingin mencicipinya, bisa memesan mie setan tersebut yang level 1 dengan 1 cabe atau sesuai selera.
Mie Setan
Sebagai penawar pedas, Ngalamers juga bisa memesan minuman sebagai pendamping mie setan. Aneka minuman yang ditawarkan di sini pun cukup menarik untuk dicoba. Mie setan menawarkan varian menu minuman seperti es tuyul, es sundel bolong, dan es gendoruwo. Tentu tidak seseram namanya, rasa minuman-minuman tersebut justru cukup manis. Es sundel bolong saja misalnya, merupakan minuman yang yang berupa perpaduan susu dan kurma.
Mie Setan
Mie setan ini terletak di Jalan Bromo dan baru dibuka dari jam 5 sore sampai jam 12 malam. Ngalamers yang tertarik untuk mencoba, sebaiknya datang lebih awal ke lokasi. Jika tidak, bisa dipastikan Ngalamers harus mengantri sekitar 1 jam hanya untuk mendapatkan tempat duduk dan juga pesanan Ngalamers.


referensi : http://halomalang.com